Monday, May 1, 2017

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)
Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap) - Sejenak, kalau kita mendengar kata root pasti akan langsung muncul pertanyaan seperti ini deh.

Apasih Root di Android itu ??? Berbahaya atau Tidak yaa ???, dan manfaatnya apaa sih ???....

Yaa wajar aja sih kalau muncul pertanyaan seperti itu, karena bagi yang belum pernah melakukannya, root itu pasti akan di anggap sebagai misteri yang susah di ungkap, karena tidak sedikit yang bilang caranya ribet lah, susah lah, bikin error lah, ini lah, itu lah.

Padahal kalau sudah mencobanya sendiri, pasti sobat akan tau jawabannya.

Jadi Sebenarnya, Apasih Root di Android itu bang ???

Kalau menurut wikipedia, root atau ngeroot adalah sebuah proses untuk mengizinkan pengguna ponsel pintar, tablet, dan piranti lain yang berjalan pada sistem operasi Android untuk mendapatkan kontrol yang lebih tinggi (dikenal dengan "akses root") pada berbagai subsistem Android.
Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)
Karena Android menggunakan kernel Linux, proses ini memberikan akses ke dalam hak administratif seperti pada Linux atau sistem operasi yang mirip dengan Linux, seperti FreeBSD atau OS X.

Pusing ya bacanya ??? sama, saya juga hahaha 😄😄😄.

Nah biar gak pusing membaca tulisan di atas, lebih baik saya berikan aja penjelasan yang paling gampang.

Nah jadi, intinya itu adalah.....

Root atau ngeroot di android itu adalah sebutan untuk cara atau upaya memasukan sebuah aplikasi, yang dapat memberikan akses root ke dalam hp kita, sehingga nanti akses rootnya dapat di berikan kepada aplikasi yang membutuhkan, (Contoh aplikasi pemberi akses root itu ada SuperSU, dan Kingo Super User).

Kalau masih kurang mengerti, coba perhatikan contoh gambar di bawah ini :
Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)
Nah nanti, apabila aplikasi SuperSU sudah terpasang di hp kita, maka aplikasi tersebut akan MEMBERIKAN akses root kepada aplikasi yang MEMBUTUHKAN sob.

Baca JugaApa Itu Busybox ? dan Seberapa Pentingkah untuk Android ? (Update 2017)

Sehingga bisa di katakan kalau memasang aplikasi SuperSU itu adalah Cara Ngerootnya, sedangkan kalau pemberian aksesnya itu adalah Prosesnya.

Gimana ??? masih pusing juga ??? nih saya contohkan lagi.

Misalnya sobat sudah menginstall aplikasi pemberi akses root, contoh SuperSU.

Nah itu tandanya, hp sobat sudah sukses di root, sehingga ketika ada aplikasi yang membutuhkan akeses root (Contoh : Xposed), maka SuperSU akan memberikan akses rootnya, dan kurang lebih proses pemberian akses root itu seperti ini : 

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)
Nah gambar di atas menunjukan kalau aplikasi SuperSU sedang memberikan akses root kepada aplikasi Bootmanager, Greenify, dan Xposed Installer.

Dan berikut contoh saat menggunakan aplikasinya :

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)

Gambar di atas memperlihatkan aplikasi L Speed sedang meminta akses root dari aplikasi SuperSU, kalau deny di tolak, sedangkan grant di terima.

Gimana ??? sudah mengerti tentang apa itu root di android kan ???.....

Jadi, kalau di lihat dari penjelasan di atas sepertinya ngeroot itu cukup penting yah, apalagi bagi sobat yang ingin menjadi opreker sejati, saya jamin kalian akan butuh banget tuh akses root.

Baca JugaGokil, Android Makin Ngacirr Dengan Tweaks Build.prop yang Satu ini (Update 2017)

Nah maka dari itu, selain memiliki fungsi yang dahsyat, perlu kalian ketahui juga kalau ngeroot itu juga memiliki manfaat yang gak kalah dahsyat sob, gak percaya ???? nih langsung di cek aja manfaat ngeroot di android sob :

Berikut Manfaat Root di HP Android

#1. Memberikan akses root kepada hp kita, sehingga kita dapat memodifikasi, merubah, hingga mengganti file-file sistem yang ada di hp kita.

Selain itu kita juga bisa memodifikasi tampilan, memasang tweak, menyetting sinyal, dan masih banyak lagi

#2. Bisa Menghapus Bloatware atau aplikasi bawaan pabrik

#3. Bisa Menyetting Kernel (Melakukan Overclocking dan Underclocking, Mengatur Kecepatan frekuensi cpu, Governor, GPU, I/O)

#4. Bisa Memblokir Iklan, mau itu di browser, aplikasi, hingga di youtube.

#5. Bisa memodifikasi tampilan ROM sesuka hati

#6. Bisa menghack aplikasi atau game (lisensi, in-app purchases, memblokir iklan)

#7. Bisa Menonaktifkan aplikasi dengan mudah

#8. Bisa meningkatkan performa dan baterai hingga 3 kali lipat

#9. Bisa Menggunakan Custom Kernel

#10. Bisa mengganti tampilan logo booting

#11. Bisa memutuskan koneksi Wifi orang lain

Gimana ??? dahsyat banget kan manfaatnya, maka dari itu beruntunglah kita yang menggunakan android, karena uang kita tidak akan terbuang sia-sia 😂😂😂.

Nah, setelah kita mengetahui tentang seluk beluk, serta manfaat ngeroot, kini sudah saatnya kita mengetahui cara pemasangannya, dan sebelumnya kalo ada yang bilang ngeroot itu ribet, susah, atau bikin error, jangan di dengerin ya sob, soalnya kalo sobat gak berani ambil resiko, hp sobat tidak akan pernah di root.

Dan untuk ngeroot itu terdapat 3 cara yang bisa sobat lakukan, dan caranya itu cukup mudah kok, oh iya di sini saya hanya memberikan penjelasan, serta gambarannya saja, bukan tutorialnya ^_^ v:
  1. Ngeroot menggunakan aplikasi
  2. Ngeroot melalui Custom Recovery
  3. Ngeroot menggunakan PC

Berikut Penjelasan beserta Gambaran ke-3 Cara Ngeroot :

#1. Penjelasan serta Gambaran Cara Pertama : Menggunakan Aplikasi

Untuk ngeroot menggunakan aplikasi itu sangat mudah sob, karena sobat hanya perlu mendownload aplikasi yang dapat menginstall aplikasi pemberi akses root, jadi maksudnya adalah kita membutuhkan aplikasi yang bisa menginstall supersu di hp kita.

Baca JugaL Speed, Tweaks Paling Joss untuk Semua Tipe Rooted Android (UPDATE 2017)

Dan untuk ngeroot menggunakan aplikasi, pertama sobat harus memiliki aplikasinya dulu, tidak usah jauh-jauh, sobat bisa menggunakan aplikasi kingroot atau kingoroot.

Artikel Tutorial Ngeroot Menggunakan KingoRoot :

Artikel Tutorial Ngeroot Menggunakan KingRoot :


Tapi, kalau ngeroot menggunakan kingroot/kingoroot, bukan supersu yang terinstall sob, tapi aplikasi bawaannya.

Jadi misalnya kingoroot memiliki aplikasi bawaan kingo super user, nah ketika sobat ngeroot menggunakan kingoroot, bukan aplikasi supersu yang terinstall, melainkan aplikasi kingo super usernya.
Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)

Nah, untuk menggunakannya itu juga sangat gampang sekali, karena tinggal install > lalu ikuti saja panduannya.

Contoh ngeroot menggunakan kingoroot :

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)

#2. Penjelasan serta Gambaran Cara Kedua : Menggunakan Custom Recovery

Untuk ngeroot menggunakan custom recovery itu, caranya agak sedikit sulit karena kita harus menginstall custom recoverynya dulu, baru memflashing file supersu yang bertipe .ZIP, dan cara ini tidak di anjurkan untuk pemula. 

Nah, gambaran untuk menggunakan cara ini, pertama kita harus memasang custom recovery dulu, dan kurang lebih alat, dan bahan yang di butuhkan itu seperti ini :

Alat dan bahan : 
  • PC
  • USB Driver
  • Software - Contohnya Odin (Samsung)
  • CMD
  • ADB 
  • Hp sudah di ubl (Unlock Bootloader)
  • File SuperSU (.ZIP)
  • File Custom Recoverynya (biasanya berbentuk .ZIP atau .IMG)
Kemudian, kalau custom recoverynya sudah terpasang, kita perlu memflash SuperSU supaya nanti bisa mendapatkan akses root, dan caranya itu kita hanya perlu memflash atau menginstall file SuperSU yang bertipe .ZIP tadi.

#3. Penjelasan serta Gambaran Cara Ketiga : Ngeroot Menggunakan PC

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)

Untuk ngeroot menggunakan PC itu caranya juga sedikit sulit, karena kalau sudah beda merek hp, beda juga cara ngerootnya, ada yang bisa di root pake odin, iroot, kingroot dan masih banyak lagi.

Nah, gambaran untuk menggunakan cara ini, pertama kita perlu alat, serta bahannya dulu, dan kurang lebih ini lah yang nanti akan sobat butuhkan :

Alat dan bahan
  • PC
  • USB Driver
  • Kabel USB
  • Software (bagi yang butuh, contoh ODIN, iRoot versi pc, kingoroot versi pc)
  • File SuperSunya (kalau butuh)
  • Baterai hp terisi sekitar 80%
Dan untuk mencari tutorial root menggunakan pc, harap cari yang sesuai dengan merek hp sobat, misalnya hpnya Galaxy S5, maka cari tutorialnya untuk Galaxy S5

Contoh artikel yang membahas cara ngeroot :

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)

Yap, kurang lebih seperti itu lah penjelasan cara ngeroot hp, gimana ??? sudah punya gambaran untuk ngeroot ???...

Nah kalau sudah, saya hanya ingin ingatkan, setelah nanti hpnya sukses di root, sobat harus bisa lebih hati-hati dalam mengoprek hp, mau itu menginstall aplikasi, memasang tweaks atau pun mengubah file sistem yang ada di hp, karena setelah di root, hp akan lebih rentan terkena bootloop sob.

Tanya : "Loh emangnya bootloop tuh apaan ya bang ?"

Singkatnya, bootloop itu merupakan kondisi dimana ketika hp melakukan booting, hanya tertahan atau stuck di logo saja, dan tidak bisa memasuki desktop, atau tampilan awal hp.

Inilah Penjelasan Root di Android, Mulai dari Fungsi, Manfaat, Hingga Caranya (99% Lengkap)

Dan penyebab bootloop itu umumnya karena ada file yang error, sehingga sistem tidak bisa menerjemahkan, maka dari itu hp akan terus melakukan looping (stak di logo) sampai file error tadi telah di atasi.

Selengkapnya : 3 Cara Paling Ampuh untuk Mengatasi HP Bootloop tanpa PC

Nah, maka dari itu setelah ngeroot kita harus mulai bisa menjaga hp, dan pintar dalam memilih serta menggunakan aplikasi, tutorial, atau tweaks yang ada di internet, karena seperti yang sudah saya bilang tadi, kalau setelah root itu, hp jadi lebih rentan terkena bootloop.

Tapi tenang saja sob, bootloop itu masih bisa di atasi kok, selama hp mempunyai recovery atau custom recovery yang memiliki fitur Wipe Cache, dan Wipe Data.

Kesimpulan Dari Artikel ini....

Nah dari penjelasan di atas, mari kita tarik kesimpulan kalau yang namanya ngeroot itu sebenarnya mudah (sedikit sulit bagi yang belum pernah), dan manfaatnya itu banyak banget, tapi kalau kita tidak berhati-hati, efek yang bisa terjadi ke hp kita itu bisa sangat fatal.

Di sini saya tidak menakut-nakuti , tapi itu lah yang hal yang bisa menimpa kita, dan tidak hanya bootloop saja loh tapi bricked, blackscreen, whitescreen, bluescreen, hingga mati total pun bisa terjadi.

Jadi saya harap, sobat bisa lebih berhati-hati ya, dan saran saya jangan langsung tergiur untuk mengikuti tutorial seperti memasang aplikasi, tweaks atau hal semacamnya, dan kalau bisa pastikan dulu kalau sumbernya jelas yaaa.

Demikian penjelasan yang bisa saya berikan, apabila sobat masih ada yang bingung, segera bertanya di form komentar yaaa.

Sumber gambar :  Google

Nyesel loh kalo gak nanya ;)
EmoticonEmoticon